Cara Membaca Resistor 4 Warna dengan Mudah, Lengkap dengan Tabel Kode Warna

Cara Membaca Resistor 4 Warna dengan Mudah, Lengkap dengan Tabel Kode Warna

nikaniku.com – Cara Membaca Resistor 4 Warna dengan Mudah, Lengkap dengan Tabel Kode Warna. Cara membaca resistor merupakan cara untuk paham nilai resistansi komponen elektronika berupa resistor, terutama resistor konsisten. Karena lebih dari satu model resistor layaknya potensio bukan memerlukan cara spesifik untuk sanggup diketahui nilai resistansinya.

Terhadap resistor variabel layaknya potensio misalnya, nilai resistansi biasanya udah ditulis bersama angka, misalnya B500. B500 artinya adalah potensio itu merupakan style potensio linear yang miliki nilai resistansi yang bisa diatur mulai berasal dari nol hingga bersama dengan 500 ohm. Ohm adalah satuan hambatan atau besarnya resistansi terhadap suatu resistor.

Berbeda bersama potensio, untuk jelas nilai resistansi resistor terus, kudu sadar cara membaca resistor yang tepat. Dikarenakan, nilai resistansi terhadap resistor konsisten bukan ditulis bersama dengan angka, melainkan ditunjukkan bersama dengan simbol berupa gelang-gelang berwarna.

Oleh sebab tersebut, cara membaca resistor ini melibatkan ilmu perihal rona-rona, dan urutan rona terhadap resistor. Tiap-tiap rona punyai makna yang berbeda, dan tiap-tiap rona juga mempunyai faedah yang berbeda.
Umumnya, kode rona resistor ini sanggup terdiri berasal dari tiga hingga enam rona. Tetapi resistor yang tak terhitung digunakan dan dijual di pasaran secara bebas umumnya punyai empat rona. Oleh gara-gara tersebut artikel ini akan fokus terhadap cara membaca resistor empat rona.

Tapi sebelum lebih jauh ke cara membaca resistor, vital bagi kami untuk sadar apa resistor tersebut, layaknya yang udah Admin rangkum berasal dari bermacam sumber, Sabtu (24/9/2022).

Apa tersebut resistor?

resistor adalah sebuah komponen elektronika yang tersedia di hampir seluruh perangkat elektronika, baik tersebut Tv, radio, ponsel, komputer, dan sebagainya. Resistor berfaedah untuk menciptakan hambatan di dalam genre arus listrik.

Adapun besaran hambatan suatu resistor diukur didalam satuan ohm (Ω). Ohm adalah besaran resistansi yang berlangsung ketika arus satu ampere (A) melewati resistor bersama dengan penurunan satu volt (V) di terminalnya. Rasio ini diwakili oleh hukum Ohm, sebagai berikut:

R=V/I
R: resistor (Ohm/Ω)
V: tegangan listrik (Volt)
I: arus listrik (Ampere)

Faedah resistor antara lain layaknya membatasi arus listrik, pembagian tegangan, pembangkitan panas, sirkuit pencocokan dan pemuatan, kontrol penguatan, dan konstanta kala pengaturan.

Untuk menyadari nilai resistansi suatu resistor mampu diukur bersama dengan memakai alat yang disebut multimeter atau multitester. Lebih dari satu style resistor, nilai resistansi atau hambatan telah tertulis di dalam bentuk angka, layaknya terhadap potensio.

Tapi untuk resistor terus, nilai resistansi atau hambatan bukan ditulis bersama dengan angka, agar untuk jelas nilai hambatannya kudu diukur bersama dengan multimeter atau bersama cara membaca resistor berdasarkan kode warnanya.

Model-Style Resistor

Cara Membaca Resistor 4 Warna dengan Mudah, Lengkap dengan Tabel Kode Warna

cara membaca resistor atau cara mengerti nilai-nilai resistor berbeda-beda tergantung jenisnya. Sebagian style resistor biasanya bisa diketahui nilain hambatannya berasal dari angka yang tercetak di bagian komponennya. Tetapi, khussu resistor konsisten, nilai hambatan kudu diukur bersama multimeter atau bersama cara membaca resistor berdasarkan warnanya.

Sebelum lebih jauh ke cara membaca resistor, berikut adalah type-type resistor. Layaknya dikutip berasal dari EE Power, resistor mampu dibagi berdasarkan kegunaan dan bahannya. Berdasarkan fungsinya, resistor bisa dibagi jadi dua, yakni resistor konsisten dan resistor variabel.

Resistor terus adalah resistor yang nilainya bukan mampu berubah atau diatur. Misal nilai resistor terus adalah 1.000 ohm, maka selamanya nilainya akan konsisten layaknya tersebut.

Sedangkan resistor variabel adalah resistor yang nilai resistansinya mampu diubah atau diatur. Contoh resistor variabel adala trimpot dan potensio. Resistor variabel sangat mungkin nilai resistansinya diubah atau diatur.
Misalnya di dalam perangkat radio, untuk mengatur besarnya volume nada diperlukan resistor variabel. Resistor yang digunakan untuk mengatur volume melodi radio adalah potensio.

Tidak cuman dua type resistor itu, tersedia pula resistor yang nilai resistansinya tergantung terhadap kuantitas fisik. Contoh:

a. Termistor (Ntc dan Ptc) – resistansi adalah faedah suhu
b. Resistor foto – resistansi adalah faedah berasal dari taraf cahaya
c. Varistor – resistansi adalah kegunaan berasal dari tegangan
d. Resistor magneto – resistansi adalah manfaat berasal dari medan magnet
e. Pengukur regangan – resistansi adalah faedah berasal dari beban mekanis

Berdasarkan bahan yang digunakan membuatnya, resistor mempunyai type-tipe antara lain Film karbon, film logam, Film oksida logam, Gulungan dawai, dan foil.

Cara Membaca Resistor 4 Warna

beberapa type resistor miliki nilai hambatan yang sanggup diketahui berasal dari angka yang tercetak. Tetapi spesifik untuk resistor terus, nilai ditunjukkan bersama deretan rona yang tersedia padanya. Oleh sebab tersebut, vital bagi kami untuk menyadari cara membaca resistor supaya mampu jelas nilai hambatannya tanpa mesti kenakan multimeter.

Untuk mengerti cara membaca resistor, signifikan untuk menyadari cara kerja kode rona terhadap gelang-gelang resistor. Pengkodean didefinisikan di dalam baku internasional IEC 60062. Baku ini menjelaskan kode penandaan untuk resistor dan kapasitor.

Jumlah gelang terhadap satu resistor bervariasi tergantung produsen. Tetapi menurut RR Power, jumlah gelang berwarna mulai berasal dari tiga sampai enam. Tetapi yang mengetahui, urutan gelang resistor ini mengindikasikan nilai eksklusif.

Gara-gara resistor yang generik digunakan dan dijual di pasaran adalah resistor bersama 4 gelang berwarna, makan didalam artikel ini cuman akan membahas cara membaca resistor 4 rona saja.

Berikut adalah makna berasal dari urutan gelang terhadap resistor:

a. Dua gelang pertama mewakili digit paling vital berasal dari nilai resistansi. Misalnya saja resistor miliki kode rona hitam. Cara membaca dua gelang pertama ini contohnya sebagai berikut. Kecuali dua gelang pertama resistor berwarna cokelat dan merah, maka dua digit pertama berasal dari nilai resistansi suatu resistor adalah 12. Dua belas sekedar dua digit pertama berasal dari nilai resistansi.

b. Gelang ketiga memperlihatkan faktor pengali, di mana dua digit pertama yang sudah didapatkan berasal dari cara membaca resistor terhadap dua gelang pertama. Sebagai contoh, kalau gelang ketiga berwarna merah, maka dua digit yang didapatkan sebelumnya mesti dikalikan bersama dengan 10 pangkat 2, yang artinya 100. Cara membaca resistor hingga termin ini udah bisa diketahui, yakni 1.200 ohm.

c. Gelang berikutnya perlihatkan toleransi berasal dari nilai resistor. Misalnya saja resistor konsisten bersama dengan rona cokelat, merah, merah, dan emas. Gelang berwarna emas ini perlihatkan toleransi nilai resistor sebesar 5Prosen.

Bersama kata lain, resistor bersama kode rona cokelat, merah, merah, emas, nilainya bukan sahih-sahih 1.200 ohm, melainkan mampu miliki keunggulan atau kekurangan sebanyak 5Prosen. Sederhananya, bersama dengan resistor bersama kode rona itu punya nilai resistansi antara 1.140 hingga bersama 1.260 ohm.
Tersebut adalah cara membaca resistor 4 rona untuk bisa sadar nilai hambatan terhadap resistor konsisten.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *