5 Fakta Babilonia Kota Paling Mahsyur dan Terkaya Sepanjang Massa

5 Fakta Babilonia Kota Paling Mahsyur dan Terkaya Sepanjang Massa

nikaniku.com – 5 Fakta Babilonia Kota Paling Mahsyur dan Terkaya Sepanjang Massa.  Bukan terlepas berasal dari adanya Taman Gantung Babilonia Dulu jadi Tujuh Keajaiban Global yang masih meninggalkan berlimpah pertanyaan. Sangking secara misteriusnya, Taman Gantung Babilonia bukan diragukan dulu tersedia di peradaban antik.
Babilonia adalah kerajaan kunci di Mesopotamia antik berasal dari abad ke-18 sampai ke-6 Sm. Awalnya adalah kota provinsi kecil namun berkembang pesat terhadap era pemerintahan Raja Hammurabi jadi ibu kota primer.

Terhadap era pemerintahan Hammurabi bahwa Mesopotamia selatandikenal sebagai Babilonia. Sejarah Babilonia biasanya dibagi jadi empat periode: Dinasti Pertama Babel, Dinasti Kassite, Periode Babilonia Sedang, dan pertanian Neo-Babilonia.

Orang Babilonia adalah orang-orang religius yang memuja berlimpah Dewa dan membangun berlimpah kuil besar. Mereka menambahkan kontribusi yang vital bagi peradaban manusia di dalam lebih dari satu hal terhitung dasar matematika dan astronomi barat.

Nah, ternyata Babilonia mempunyai deretan fakta menarik loh, Simak rangkuman fakta rangkumannya berasal dari beragam sumber sebagai berikut.

1. Orang Amori Mendirikan Dinasti Pertama Babilonia

5 Fakta Babilonia Kota Paling Mahsyur dan Terkaya Sepanjang Massa

mesopotamia punya sejarah panjang sebelum munculnya peradaban Babilonia. Antara 2900 SM dan 2000 Sm, dua peradaban berkembang di wilayah yang lantas dikenal sebagai Babilonia: Sumeria di selatan dan Akkad di utara.

Terhadap abad ke-24 Sm, Sargon I berasal dari Akkad menyatukan wilayah itu jadi satu kerajaan yang dikenal sebagai Kekaisaran Akkad.  Sesudah itu dinasti Sumeria yang berbasis di negara-kota Ur , juga dikenal sebagai Kekaisaran Neo-Sumerian , memerintah wilayah itu selama lebih kurang satu abad. Lebih kurang 2000 SM , orang-orang nomaden dikenal sebagai orang Amorimulai bermigrasi ke selatan Mesopotamia.

2. Taman Gantung Babilonia

Taman Gantung Babilonia, kerap dikatakan sebagai keliru satu keajaiban kota antik Babilonia yang didirikan lebih kurang 2300 Sm. Taman tersebut miliki sejarah yang memadai panjang. Taman Gantung Babilonia didirikan kurang lebih abad ke-6 SM (Lebih kurang 500 th sebelum berdirinya Kekaisaran Romawi.)

Penguasa terhadap waktu tersebut adalah Raja Nebukadnezar Ii. Dia memulai pembangunan besar-besaran yang mengubah Babilonia jadi kota terbesar dan terindah di global. Dia juga menikah bersama dengan seorang putri Persia bernama Amytis yang merindukan flora hijau di kampung halamannya, layaknya dilansir thoughtco. Nebukadnezar II pun pada akhirnya membangun suatu daerah yang berjenjang dan ditutupi oleh flora dan juga pohon yang disebut Taman Gantung.

Kekaisaran Neo-Babilonia adalah Periode Paling akhir dan Terbesar di dalam Sejarah Babilonia Nabopolassar jadi raja Babel terhadap year 626 SM . Dia Menguasai lebih dari satu besar Babilonia berasal dari Asyur bersama pertolongan penduduknya. Dia sesudah itu membentuk aliansi bersama orang-orang Iran untuk menyerang dan memecat ibu kota Asyur, Niniwe.

Terhadap 539 Sm, Cyrus Agung berasal dari Persia menguasai Neo-Babilonia. Ini adalah akhir berasal dari negara merdeka paling akhir berasal dari peradaban Mesopotamia antik . Babilonia konsisten jadi bagian berasal dari Persia hingga Alexander Agung menguasainya terhadap tahunan 331 SM .

3. Babilonia adalah Negara Berbahasa Akkadia

Bahasa Semit adalah cabang berasal dari bahasa Afroasiatik yang berasal berasal dari Timur Sedang. Bahasa Akkadia , yang mendahului berdirinya Kekaisaran Akkadia selama berabad-abad, adalah bahasa Semit paling awal yang dibuktikan . Bahasa Sumeria diakui sebagai bahasa yang terisolasi didalam linguistik dikarenakan bukan terhitung di dalam rumpun bahasa yang dikenal .&Nbsp;

Terhadap milenium ke-3 Sm, tersedia simbiosis budaya yang erat antara Sumeria dan Akkadia di Mesopotamia yang mencakup bilingualisme yang meluas . Bahasa bersama dengan demikian terlampau memengaruhi satu serupa lain. Awalnya bagian berasal dari Kekaisaran Akkadia, Babilonia menjaga bahasa Akkadia tertulis untuk pemakaian formal saat bahasa Sumeria digunakan untuk tujuan keagamaan . Tetapi terhadap pas Babilonia didirikan, bahasa Sumeria sudah sepenuhnya digantikan oleh bahasa Akkadia sebagai bahasa lisan .

4. Dewa Pelindung Babilonia adalah Marduk

Orang Babilonia yakin terhadap segudang Dewa yang berwujud manusia tapi abadi dan mempunyai energi super. Dewa mereka bertanggung jawab atas alam surga, bumi, bahari dan udara ; atau matahari, bulan dan planet- planet ; atau entitas alam layaknya sungai, gunung dan dataran; atau entitas sosial sebagai kota dan negara bagian. Marduk adalah kepala dewa dewa Babilonia . Dia diberikan kepemimpinan ini sebagai hadiah untuk membalas para Dewa bersama mengalahkan Tiamat , dewi yang buas dan menantang. Dewa Babilonia signifikan lainnya terhitung Ea, dewa dewa dan mantra; Dosa , dewa bulan; Shamash , dewa matahari dan dewa keadilan; Ishtar , dewi cinta dan perang; dan Adad, dewa angin, badai, dan banjir.

Kuil-Kuil besar untuk masing-masing dewa signifikan di satu atau lebih kota Babilonia. Kota-Kota besar punya segudang kuil; layaknya Babel miliki lebih berasal dari 50 kuil selama kepemilikan Neo-Babilonia. 5. Babilonia Meletakkan Dasar bagi Matematika dan Astronomi Barat

Diperkirakan bahwa Babilonia adalah kota terbesar di global berasal dari kira-kira th 1770 SM hingga 1670 SM ; dan sekali ulang antara 612 SM dan 320 SM . Tersebut barangkali kota pertama yang mencapai populasi di atas 200.000 . Peradaban Babilonia mencapai berlimpah hal selama jaman supremasinya.

Mereka mengembangkan platform nomor posisional pertama di mana nilai suatu digit bersandar terhadap digit dan posisi. Platform posisi amat dihargai dan mendukung orang Babilonia untuk menyebabkan kemajuan besar di dalam matematika.

Sekarang udah ditetapkan bahwa bahasa Yunani danhellenistik matematikawan segudang dipinjam berasal dari Babilonia . Babilonia juga menambahkan kontribusi berarti pada seni dan arsitektur Mesopotamia ; dan membangun struktur besar dan mengagumkan layaknya Etemenanki dan Gerbang Ishtar. Peradaban mereka area berarti didalam sejarah astronomi ilmiah modern dan meletakkan dasar bagi seluruh astronomi barat. Mereka juga meletakkan dasar bagi astrologi Barat.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *